SPJ Fiktif Menggantung, Penyidik Kejari Periksa Alkes RSUD Rupit

AspirasiPublik.id – Belum tuntas dan masih menggantung, kasus SPJ Fiktif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Saat ini, Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau kembali melakukan pemeriksaan atau cek fisik kegiatan belanja barang alat kesehatan (Alkes) tahun anggaran 2018 pada RSUD Rupit.

Terpantau langsung, pengecekan fisik Alkes 2018 RSUD Rupit dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus, Yuriza Antoni dan didampingi oleh mantan dir RSUD Rupit dr Herlina bersama Dirut yang menjabat saat ini dr Ladonna Sianturi.

Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melalui Kasi Pidsus didampingi Kasi Intel, Aan Tomo mengatakan bahwa “pengecekan ke RSUD Rupit dalam rangka melengkapi berkas penyidikan terkait kegiatan pada tahun 2018”.

Keterangan dari pihak RSUD Rupit mengenai kunjungan Tim Penyidik Kejari, “akan selalu mendukung setiap tahap penyidikan dan akan selalu kooperatif bila diminta oleh penyidik”.

flashback, kasus SPJ Fiktif dan tandatangan palsu dilaporkan masyarakat sejak tahun 2019 s.d 2020, sempat tenggelam. Kurang lebih 10 orang saksi terkait sudah dilakukan pemeriksaan dan diminta keterangan nya oleh penyidik.

Diantaranya, Direktur RSUD Rupit dr. Herlina, eks dir. RSUD Rupit dr Jery, eks Bendahara Umum RSUD Rupit Kusuma dan Wahid (PPTK). (AP)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.