Berulang Kali Duman Fachsyal Diperiksa Penyidik Kejari

Aspirasipublik.id – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau berulangkali melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari Duman Fachsyal selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Musi Rawas Utara.

Informasi didapat, Duman Fachsyal, dicecar banyak pertanyaan dari penyidik terkait peran dirinya dalam kasus surat pengakuan hutang (SPH). Setelah pemeriksaan, Duman, meninggalkan ruangan penyidik diperkirakan pada malam hari. Pemeriksaan terhadap Kepala BKAD Muratara ini dibenarkan oleh pihak Kejari Lubuklinggau.

flashback, kasus SPH menggunakanan dana alokasi khusus (DAK) bergulir karena adanya laporan masyarakat.

Terbitnya Surat Keputusan Bupati Musi Rawas Utara Nomor 255 /KPTS/BPKAD/ MRU/2021 Tentang Penetapan hutang belanja pada organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muratara TA 2020, menimbulkan polemik dan keresahan bagi pihak rekanan.

Alokasi dana DAK yang sejatinya, anggarannya sudah jelas peruntukannya. Namun lemahnya sistem pengelolaan ke uangan daerah Kab. Muratara, dana DAK ini di alihkan untuk kegiatan lain.

Sementara, keterangan dari Kepala BKAD Muratara, Duman Fachsyal, menyatakan bahwa dana di alihkan untuk membayar “gaji’.

Adanya ke keliruan ini, memunculkan polemik dilingkungan Pemkab Muratara dan para kontraktor selaku mitra pemerintah. Dan kasus SPH ini tengah diselidiki oleh Kejari Lubuklinggau berdasar laporan dari masyarakat. (AP75)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.